MANGGELEWA, INTI RAKYAT – Rencana pembangunan Dam Rababaka Kompleks, Rabu 14/9/2011 kemarin, mulai disosialisasikan kepada masyarakat kecamatan Manggelewa kabupaten Dompu.Pembangunan Dam Rababaka Kompleks dilakukan, untuk mewujudkan masyarakat Dompu yang sejahtera dan religius ditahun 2015 mendatang, guna meningkatkan pertumbuhan Ekonomi Daerah, mutu kehidupan Sosial Budaya masyarakat, ujar Syamsuddin, Kabid Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Dompu saat menjadi pemateri dalam acara sosialisasi tersebut.
Menurutnya, dalam setiap program pembangunan prasarana pengairan, masalah pembebasan lahan seringkali menjadi kendala, terutama masalah ganti rugi, baik ganti rugi dalam bentuk uang tunai, terkadang belum bisa diterima oleh masyarakat, sehingga menimbulkan gejolak yang berkepanjangan antara kepentingan pembangunan dengan masyarakat sebagai obyek pembangunan itu sendiri, jelasnya.
Direncanakan, proses relokasi pemukiman masyarakat, sejak tahap awal, harus juga melibatkan masyarakat itu sendiri, agar masyarakat merasa bahwa, pengembangan atau perbaikan pemukimannya di lokasi yang baru, sesuai dengan persepsi dan harapan masyarakat itu sendiri, jelasnya.
Berdasarkan hasil survey dan studi Larap (sosial ekonomi) yang dilakukan oleh konsultan yang ditunjuk oleh pemerintah pusat, meliputi survey sosial ekonomi dengan metode wawancara langsung dengan terhadap responden (Penduduk Terkena Dampak) dari rumah kerumah dengan alat bantu kuisioner, jumlah kepala keluarga yang menjadi obyek survey adalah 258 KK.
Hasil suvey tersebut menunjukkan bahwa, 251 kepala keluarga menyatakan dapat menerima rencana Pembangunan Dam Rababaka Kompleks, sementara 7 kepala keluarga lainnya menyatakan penolakannya terhadap rencana pembangunan Dam tersebut.
Dapat disimpulkan bahwa, mayoritas masyarakat yang terkena dampak pembangunan Dam Rababaka Kompleks dapat menerima pembangunan tersebut.
Untuk mengatasi masalah ganti rugi pemukiman dan lahan masyarakat yang terkena Dampak, pemerintah telah menyediakan lahan pertanian dan pemukiman untuk warga masyarakat Desa Tanju.
Proses pemberian ganti rugi, nantinya akan dilakukan sesuai dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat itu sendiri, ujarnya.
Secara teknis katanya, pembangunan Dam tersebut akan memberikan keuntungan yang cukup besar bagi masyarakat yang berada di Kecamatan Manggelewa dan masyarakat Desa Tanju pada khususnya. Untuk itu, dia berharap rencana pembangunan Dam Rababaka Kompleks mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. (Fahar*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar